Learning from the past: in the view of The Five People You Meet in Heaven

Mengenal Mitch Albom

Hai KawanWH! Familiar nggak dengan Mitch Albom? Salah satu penulis yang terkenal akan karya-karya penuh pesan tersiratnya. Nah, kalau KawanWH baru pertama kali mendengar, bisa langsung baca bukunya yang berjudul “The Five People You Meet in Heaven”. Kira-kira tentang apa sih buku itu? Yuk baca lebih lanjut untuk tahu sneak peek dari bukunya!

Realitas dalam Fiksi

Mitch Albom selalu mengambil realitas yang terjadi di sekitarnya, namun dibalut dengan sedikit fiksi agar pembacanya bisa berimajinasi tentang kehidupannya. Eddie, seorang pria yang sudah lanjut usia, secara tiba-tiba meninggal dunia karena jatuh di tempatnya bekerja. Dalam buku ini, kematian memiliki proses yang cukup unik, di mana Eddie “bertemu” dengan lima orang di masa lalunya untuk menjelaskan kenapa Eddie bisa ada di situasi saat ini.

Namun, nggak semuanya bersinggungan langsung dengan hidup Eddie. Momen inilah yang membuat Eddie menyadari realitas yang sudah terjadi dalam hidupnya dari sudut pandang orang lain, serta setiap tindakannya yang berdampak pada orang lain. Ini juga yang membuat para pembaca berefleksi: Siapa lima orang yang akan kamu temui nanti?

Berdamai dengan masa lalu

KawanWH, sering kali kita menghadapi situasi seperti ini. Tidak bersyukur, menutup diri, bahkan tidak ingin menyelesaikan situasi secara baik-baik. Buku ini menunjukkan bahwa selama kita masih punya waktu, tidak ada salahnya untuk berdamai dengan masa lalu kita. “No life is a waste. The only time we waste is the time we spend thinking that we are alone.” Belajar dari perjalanan Eddie, kita diajak untuk melepaskan penyesalan dan amarah yang selama ini membelenggu. Masa lalu mungkin tidak bisa diubah, tapi cara kita memandangnya akan menentukan kedamaian di masa depan. Yuk, mulai berdamai dengan cerita hidup kita sendiri, sebelum waktu berbicara.

Selamat membaca dan menemukan makna di balik setiap pertemuan, KawanWH!