Chaos as Gunfire Breaks Out: Shots Break Into the White House Correspondents’ Dinner 2026

Acara White House Correspondents’ Dinner

White House Correspondents’ Association (WHCA) merupakan organisasi yang mewadahi jurnalis dari berbagai media nasional dan internasional untuk meliput Gedung Putih serta Presiden Amerika Serikat. WHCA menyelenggarakan acara White House Correspondents Dinner sebagai tradisi tahunan. Tahun ini, acara White House Correspondents Dinner kembali diselenggarakan pada Sabtu (26/04/2026) malam waktu setempat, di Hotel Washington Hilton. Ribuan tamu undangan hadir dan menikmati hidangan di dalam aula. Sejumlah tokoh penting turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance. Meskipun acara terlihat meriah, ada keamanan ketat dengan agen Secret Service yang berjaga di seluruh venue dan polisi berseragam yang selalu memantau kerumunan tamu undangan.

Insiden Penembakan di Tengah Acara

Sekitar pukul 20.30 waktu Timur AS, saat para tamu tengah menikmati acara,  terdengar suara tembakan yang memicu kepanikan massal di dalam ballroom. Para tamu berteriak dan berlarian menuju pintu darurat, sementara sebagian lainnya berusaha berlindung di bawah meja. Agen Secret Service yang bertugas segera memberi peringatan kepada para tamu dan menginstruksikan mereka untuk tetap menunduk. Tak lama kemudian, ballroom tempat berlangsungnya acara langsung diamankan oleh aparat. Situasi sempat kacau selama beberapa menit sebelum petugas mulai mengendalikan kondisi di dalam ruangan. Pelaku diketahui berhasil menerobos pos pemeriksaan keamanan utama sebelum akhirnya dihentikan oleh aparat di lobi dekat ballroom. Ia membawa senapan shotgun, pistol, serta beberapa pisau. Pelaku kemudian melepaskan tembakan ke arah agen Secret Service di luar ballroom dan melukai satu agen di bagian lengan. Agen tersebut dilaporkan selamat berkat penggunaan rompi antipeluru. Agen Secret Service dengan cepat membalas tembakan dan melumpuhkan pelaku dalam baku tembak singkat. Setelah pelaku berhasil diamankan, aparat memastikan tidak ada ancaman lanjutan di area sekitar sebelum situasi dinyatakan terkendali.

Kepanikan Tamu Undangan dan Proses Evakuasi Darurat

Sekitar pukul 20.45 waktu setempat, saat kepanikan melanda para tamu, agen Secret Service segera naik ke atas panggung untuk mengamankan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia kemudian dikawal bersama anggota kabinet lainnya, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Marco Rubio, melalui koridor belakang menuju lokasi yang lebih aman. Jurnalis Weijia Jiang, koresponden senior Gedung Putih dari CBS News yang berada di meja depan bersama Presiden, juga turut diamankan oleh agen Secret Service lainnya. Sementara itu, para tamu undangan diinstruksikan untuk tetap menunduk dan berlindung di bawah meja saat para aparat memastikan situasi benar-benar aman. Meskipun kepanikan sempat terjadi, insiden ini tidak menimbulkan korban maupun luka serius sehingga seluruh tamu berada dalam kondisi aman. Akibat peristiwa ini, acara White House Correspondents Dinner terpaksa dihentikan berdasarkan aparat penegak hukum.

Terungkap Identitas dan Latar Belakang Pelaku

Pelaku berhasil ditangkap di lokasi, terlihat tanpa baju dengan tangan diborgol. Pelaku telah diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 31 tahun bernama Cole Thomas Allen yang berasal dari Torrance, California. Ia diketahui menginap sebagai tamu hotel, sehingga dapat melewati pos pemeriksaan tanpa menimbulkan kecurigaan, meskipun membawa sejumlah jenis senjata yang berbahaya. Pihak berwenang juga mengungkap bahwa pelaku memiliki latar belakang pendidikan di bidang sains dan teknologi. Ia merupakan alumni California Institute of Technology (Caltech) pada tahun 2017 dan kemudian menyelesaikan studi Master bidang Ilmu Komputer di California State University Dominguez Hills pada 2025. Pihak berwenang menemukan bahwa Allen sempat mengirimkan pesan terakhir berupa “manifesto” kepada keluarganya di California sebelum menjalankan aksinya. Temuan ini mengindikasikan bahwa tindakan tersebut telah direncanakan sebelumnya, bukan sekadar luapan emosi sesaat.

Pasca Insiden: Pidato Donald Trump dan Dugaan Motif Penembakan

Pasca insiden pada pukul 22.00 waktu Timur AS, Presiden Donald Trump tiba di Gedung Putih setelah evakuasi. Ia kemudian memberikan respons mengenai kejadian penembakan di White House Correspondents’ Dinner 2026. Dalam pidato singkat dari Gedung Putih, Donald Trump menyatakan bahwa pelaku telah diamankan, ia menyebut pelaku sebagai “sick person”. Donald Trump juga menegaskan bahwa menjadi Presiden AS adalah pekerjaan dengan resiko tinggi, sekaligus memuji gerak cepat Secret Service dalam menangani situasi tersebut. Todd Blanche, seorang Jaksa Agung menemukan pernyataan awal bahwa sasaran aksi Allen (pelaku) adalah Donald Trump dan beberapa pejabat pemerintah lainnya, yang disebabkan adanya rasa kebencian terhadap pemerintahan saat ini.